Sabtu, 28 September 2013

Teman Adalah Awal Yang Baik

hai!hai!
hehehe... maaf ya baru nongol.
aku bakal ceritaiin tentang temen baruku ku, bukan baru-baru juga sih, udah lama tahu tapi baru menjadi teman :)
namanya Angelica :) dia temen sekelas aku..
waktu kelas 8 aku agak gak srek sama dia, soalnya aku terhasut omongan seseorang yg jelek tentang dia, tapi ternyata peniliaan ku terhadap dia s'lama ini salah!
dia menjadi teman yg cukup baik untuk ku :)
dia sih udah anggap aku "SAHABAT" tapi aku menghargai itu, walaupun aku masih ragu-ragu untuk punya sahabat lagi, karena aku takut dikhianati...
hmm, ini ada foto aku bareng dia loh :D
ternyata kami berdua narsis ya ! hahahahaha... *okeokecukup*

aku mulai menilai dia dari awal, bukan maksudku untuk pilih-pilih temen atau mengukur seseorang, tapi aku hanya mencari teman yg berkualitas, yg bisa dipercaya,dan membuat aku selalu nyaman.
sejak dia mulai deket dan sampai sekarang ini aku merasa nyaman sama dia, walaupun aku masih agak ragu-ragu menaruh kepercayaan/ngasitau rahasia ku ke dia, kira-kira aku baru 80% percaya sama dia, tapi dia itu gak pantang menyerah loh! gak pantang menyerah membuktikan kalau dia bisa menjadi teman yg terbaik untuk aku.

aku disekolah emang suka ngantuk, apalagi kalau pelajaran fisika -_- tapi aku gak tau kalau selama ini dia memeperhatikan aku :) aku pernah cerita ke dia kalau aku bolak-balik ditegur dengan guru fisika karena rajin banget ketiduran pada saat jam pelajaran itu. setelah itu diwaktu yang lain ketika pelajaran fisika, dia nempelin note kecil dipulpen aku! yg isinya itu nyemangatin aku biar gak ngantuk, hehehe aku kaget banget ternyata dia segitu pedulinya ke aku, dan aku gak pernah sada itu! ketika aku mendapat note dari dia, langsung mata aku yg tadinya 5watt jadi 100watt! amazing banget kan hehehe, dia ngerti banget kalo aku itu seneng dikasi semangat.

lalu aku sering banget sms'an sama dia, ya dia curhat-curhat gitu ke aku,awalnya aku biasa aja ngedengerin curhatan dia, tapi lama-lama aku seneng banget denger curhatan dia dan ngasi solusi , ya kami sering melakukan hal yg sama, seperti curhat lalu bertukar pendapat dan mencari solusi bersama, aku merasa makin deket sama dia, apalagi liat sms nya yg lucu ini =D
WAH !!! aku merasa kalau dia itu bener-bener pingin jadi sahabat aku :)
dia selalu bikin aku ketawa disaat aku badmood. aku ini tipe orangnya gampang banget badmood, dan dia tahu itu, dia selalu mencoba mencairkan suasana, kadang2 aku juga badmood ke dia tanpa alasan, tapi dia tetep aja sabar, dan aku kadang2 termenung, "kenapa aku bertindak bodoh ke dia?" itu yg aku katakan dalam hati.

selain itu dia menghargai setiap karya yg aku buat, seperti puisi,karangan, dan cerpen. aku tahu dia lebih pintar dan lebih kreatif dari pada aku, tapi dia selalu membuat aku ngerasa, kalau kami balance :) kadang2 dia minta ke aku utk aku buatin puisi atau karangan, dan waktu baca karangan aku dia terharu, aku gak pernah liat orang yg membaca karangan aku sampai terharu kayak dia, aku hanya bisa tersenyum, walaupun aku banyak cuek nya ke dia, aku hanya ngetes dia, bagaimana dia mengatasi sikap aku, dan ternyata jauhg dari yg aku bayangkan, aku kira kalau aku makin cuek ke dia, dia bakal ngejauhin aku!! tp ternyata enggak! dia malah sabar banget ngehadepin aku dan membuatku berubah dari sikap-sikap aku yg jelek, walaupun gak langsung berubah, memang butuh proses, tapi dia udah ngebantuin aku menjalani semuanya.

sekarang aku hanya mencoba melakukan yg terbaik untuk dia :)



Rabu, 11 September 2013

Cerpen ku "Gadis Pengantar Bunga"



 Suatu hari disebuah pedesaan yg sejuk dan nyaman, hiduplah seorang gadis cantik yg baik hati, dan bersahaja. Gadis ini bernama Lily, Lily hidup bersama ibu dan neneknya disebuah rumah sederhana.
Sehari-hari Lily bekerja memetik bunga dan mengantarkan bunga-bunga yg indah kepada semua penduduk didesa, tujuan Lily mengantarkan bunga-bunga ke penduduk supaya mereka semua tersenyum, Lily sangat senang melihat orang lain tersenyum. J
Pagi yg cerah menyambut Lily, seperti biasanya Lily membantu ibu dan neneknya dulu sebelum melakukan pekerjaan yg lain, lalu Lily dengan bersemangat mengayuhkan sepedanya untuk mencari bunga-bunga yg cantik, sambil memetik bunga-bunga yg cantik Lily bersenandung. Ketika Lily sedang memetik bunga, Lily mendengar suara kesakitan, Lily  mendengar suara kesakitan itu dari semak-semak, Lily mendekati semak-semak itu dan ia menemukan seekor kelinci yg terkena perangkap orang-orang jail, lalu ia membantu kelinci tersebut lepas dari perangkap itu, kelici tersebut sedikit terluka. Lily mengambil sebuah daun yg katanya bisa menyembuhkan luka, lalu Lily melepaskan kelinci itu, kelinci itu terlihat senang, Lily pun ikut senang.
Ketika Lily mengantarkan bunga terakhir ke sebuah rumah, rumah itu tampak sepi, Lily pun mengetuk pintu, dan terdengarlah suara anak kecil menangis, pintu rumah itu terbuka. Lily mendekati anak kecil yg menangis itu. Dengan lembut Lily berkata “kamu kenapa?”, anak kecil itu menatap Lily dengan air mata yang berlinang. Anak kecil itu mengangkat jari-jarinya seperti ingin mengatakan sesuatu, Lily bingung, Lily bertanya kembali “kamu tidak bisa bicara?”, anak kecil itu mengangguk lalu menangis, akhirnya Lily mengerti. Lily mengusap air mata yg ada di wajah anak kecil tersebut. Lily mengambil sebuah kertas dan pena, anak kecil itu mengerti apa yg harus dia lakukan. Lily berkata “kamu bisa tuliskan nama kamu dikertas itu, nama kakak Lily (tersenyum manis)”. Anak kecil itu menulis “nama aku Bunga kak, ibu dan ayahku baru meninggal semalam, aku tidak punya siapa-siapa lagi”. Lily mengusap rambut Bunga dan berkata “jangan sedih dik, kakak punya sebuah hadiah untuk kamu J”, Bunga tersenyum ketika melihat Lily memberikannya setangkai bunga mawar, lalu Bunga menulis lagi “terima kasih kakak J aku senang mendapat bunga ini”, Lily menjawab “iya dik, kamu cantik seperti bunga ini, jadi kamu jangan nangis lagi ”. Ketika Lily melihat jam dinding, ia harus segera bergegas pulang, dia berpamitan pada Bunga. Lily berkata “Bunga, kakak pulang dulu ya, besok kakak pasti kesini lagi”, Bunga membalas dengan tulisannya “iya kak, tapi janji ya?”, Lily menjawab “iya sayang”, kemudian Bunga menulis lagi “bolehkah aku memeluk kakak?”, Lily dengan ceria menjawab “tentu saja ! J”. Lalu Lily mengayuhkan sepedanya untuk kembali kerumah.
Ketika sampai dirumah, Lily disambut dengan senyuman nenek dan ibunya, Lily melihat makanan yg sudah terhidang, dan Lily langsung memeluk ibunya. Ia merasa beruntung memiliki ibu dan nenek yg baik hati. Lily selalu bersyukur apa yg telah ada dihidupnya sekarang.
Ketika malam hari menjelang, Lily melihat neneknya duduk sendiri didepan rumah sambil merajut,  Lily menghampiri neneknya tersebut, ia meceritakan pada neneknya apa yg ia alami selama seharian ini, nenek megusap rambut Lily dan merangkulnya, dan nenek berkata “jangan berhenti melakukan yg terbaik untuk orang lain”, Lily menjawab “pasti nek”.
Pagi hari kembali menyapa Lily, Lily tersenyum bersahaja. Ia melihat sang ibu telah membuat kue, yg harumnya sangat manis, ketika Lily mau berangkat mengantarkan bunga pada penduduk, ibu memberikan bekal kue pada nya. Lily sangat senang kemudian ia berpamitan pada ibu dan neneknya.
Ketika Lily telah menyelesaikan tugasnya megantar bunga kesemua penduduk, ia tak lupa mengunjungi rumah Bunga, dengan semangat ia mengayuh sepedanya.
Lily akhirnya sampai dirumah Bunga. Ketika ia masuk kerumah Bunga, ia melihat Bunga dengan wajah yg pucat. Ia kaget dan langsung memeluk Bunga, ia melihat sebuah foto ditangan Bunga, kemudian ia bertanya “ini orangtua mu dik?”, Bunga mengangguk. Lily memegang dahi Bunga, ternyata Bunga demam, Lily membaringkan Bunga ketempat tidurnya dan mengompres Bunga, ia juga memberikan bekal yg diberikan ibunya untuk Bunga. Bunga menangis terharu. Lily menyelimuti Bunga, membacakan dongeng, sampai akhirnya Bunga tertidur pulas. Lily merasa lega, dan segera meninggalkan Bunga untuk kembali kerumah.
Ketika sampai dirumah Lily menceritakan tentang keadaan Bunga pada ibu dan neneknya. Lalu ibu berkata “kenapa kamu tidak bawa dia kesini?”, Lily menjawab “serius ibu dan nenek membolehkan? J”, nenek kemudian menjawab “tentu saja boleh”. Sangking girangnya Lily jingkrak-jingkrak bahagia. Nenek dan ibunya hanya tertawa melihat Lily senang, mereka pun ikut senang.
Keesokan harinya Lily cepat-cepat menjemput Bunga. Ketika Bunga mendengar bell sepeda Lily, Bunga bangkit dari tidurnya, dan langsung berdiri didepan pintu rumah, Lily tersenyum gembira melihat Bunga begitu semangat. Lily memberikan bunga matahari yg segar kepada Bunga, Bunga tampak bahagia. Lily berkata “Bunga, apakah kamu mau tinggal dirumah kakak?”, Bunga menulis diselembar kertas “kakak serius? Pastinya aku mau”, Lily menjawab “iya dong J”, Bunga bergegas merapikan barang-barangnya, lalu setelah itu Bunga dibonceng oleh Lily.
Hari-hari Lily begitu indah karena adanya Bunga, ia sudah menganggap Bunga seperti adiknya sendiri. Bunga selalu bersama Lily, ketika mengantarkan bunga-bunga pada penduduk, membantu ibu dan nenek, merapikan kamar, membersihkan rumah, dan bercanda bersama. Ibu dan nenek sangat senang melihat kerukunan mereka.
Ketika malam hari menjelang, ibu datang kekamar Lily, dilihatnya Lily sedang tertawa dengan Bunga, ibu menghampiri mereka berdua. Ibu menyuruh mereka untuk segera tidur, mereka berbaring ditempat tidur, dan ibu berpesan pada Lily, “jaga Bunga baik-baik ya nak, Bunga sudah menjadi bagian dalam hidup kita, ibu bangga mempunyai gadis yg baik dan cantik seperti Lily.”, Lily memeluk ibunya sambil berkata “pasti bu, pasti Lily jaga Bunga, Lily juga bangga mempunya ibu yg baik hati”. Bunga melihat mereka sambil tersenyum.
Keesokan paginya, sebelum nenek dan ibu bangun, Lily ingat bahwa hari ini sang ibu berulang tahun, Lily dan Bunga bersemangat membuat kue sederhana untuk ibu. Lily dan Bunga sudah tidak sabar untuk memberikan kue tersebut pada ibu.
Nenek pun bangun, melihat Lily dan Bunga ceria sambil memegang kue, nenek bertanya “untuk siapa ini?”, Bunga menulis di notebook kecil yg bergantung dilehernya “kami ingin memberikan ini untuk ibu yg berulang tahun.” Nenek tersenyum, Lily bertanya “ibu belum bangun nek?”, nenek kemudian menjawab “belum, coba kamu langsung ke kamar saja.” Bunga dan Lily mengangguk nurut.
Ketika Bunga dan Lily membangunkan ibu, ternyata ibu tidak terbangun. Bunga dan Lily panik, Lily memanggil nenek. Nenek tidak merasakan denyut nadi ibu berdetak. Seketika itu juga kue yg dipegang Bunga dan Lily terjatuh dilantai. Akhirnya mereka semua membawa ibu ke puskesmas terdekat.
Ternyata ibu sudah tidak tertolong lagi, ibu sudah meninggal, dokter mendiagnosa kalo ibu mengalami tumor yg akut ! walaupun Bunga, Lily, dan nenek tidak begitu mengerti tentang penyakit itu, mereka sedih dan menangis. “selamat ulang tahun ibu, dan selamat jalan juga ibu” itu kata-kata yg diucapkan Lily yg melihat ibunya sudah tak bernyawa lagi, Bunga merasakan apa yg dirasakan oleh Lily.
Hari-hari Lily tampak begitu kelam, Lily tidak mengantarkan bunga-bunga lagi pada penduduk desa,Lily putus asa dengan hidupnya, kerjaan Lily hanya melamun memandangi foto ibunya yg sudah tiada, sedangkan neneknya hanya sedih melihat Lily yg begitu terpukul dengan kematian ibunya, Bunga bingung, dia bingung menghadapi semua persoalan dihidupnya ! Bunga ingin berteriak tapi tidak bisa !
Bunga ingin melakukan sesuatu untuk Lily dan nenek, Bunga berlari keluar meninggalkan rumah Lily, walaupun ia belum tau kemana tujuan ia pergi.
Bunga sampai ke sebuah taman, Bunga kaget melihat taman itu, taman itu penuh dengan berjuta bunga yg indah, Bunga menelusuri semua taman itu, dan Bunga menemukan sebuah bunga yang jenisnya hanya ada satu ditaman tersebut, bunga itu berwarna putih, mekar, dan sangat wangi, ketika Bunga melihat bunga itu, ia merasakan ketenangan yg sangat tenang, Bunga seperti orang yg tak mempunyai masalah, dia berputar-putar disekeliling bunga-bunga yg berwarna-warni, dan akhirnya Bunga membawa bunga berwarna putih tersebut kerumah Lily, Bunga berpikir bahwa Tuhan memberikan bunga putih itu untuk menghiburnya, Lily, beserta nenek.
Bunga segera pulang, ketika sampai dirumah, Bunga melihat tangan Lily bercucuran darah dan Lily tak sadarkan diri, Bunga menatap nenek yg nangis disamping Lily, Bunga juga melihat silet yg masih Lily genggam. ia tak meyangka kejadian ini akan terjadi, baru saja ia ingin memberikan bunga yg indah untuk Lily, tapi malah begini jadinya. Bunga menangis ! dia menyesal, seharusnya disaat Lily sedih Bunga harus ada disamping Lily, menemani Lily, dan menghibur Lily, seperti yg dilakukan Lily dulu terhadap Bunga, Bunga memeluk nenek. Ternyata nyawa Lily tidak tertolong, ya Lily meninggal, Lily meninggalkan Bunga dan neneknya.
Ya sekarang yg Bunga punya hanyalah nenek, kerjaan Bunga tiap harinya adalah menulis, menulis, dan menulis, ia menulis semua kisah dalam hidupnya. Tanpa jenuh ia selalu menulis, ia tahu ia tak bisa melakukan apa-apa karena keterbatasannya, tapi Bunga sangat menyayangi nenek yg masih hidup bersamanya.
Suatu hari ketika Bunga sudah beranjak dewasa, Bunga bercita-cita untuk menjadi penulis karena bakat nya adalah menulis. Dan cita-cita Bunga itu tercapai, ia menjadi penulis yg sukses, yg terkenal,walaupun dengan keterbatasannya. Bunga tidak menjadi orang yg sombong. Didalam  buku nya yg berjudul “Gadis Pengantar Bunga”  ia membagikan sedikit motivasi untuk para pembacanya yaitu “Jangan terpukul dengan keadaan menyedihkan disekitar kita, tapi bersyukurlah Tuhan membuat hal yg menyedihkan, karena Dia telah merencanakan hal terindah untuk kita.”

Jumat, 06 September 2013

Teman Itu Pemberian Tuhan Yang Istimewa

hai,hai...
hari ini aku akan cerita temen-temen ku :D
aku disekolah ditempatkan di kelas 9A the kingdom of freak students :D bisa dibilang begitu hehehe, temen-temen ku punya sifat yang beragam dan unik banget, kalian pasti gak sabar pengen ngeliat mereka :)
oke waktunya aku kenalin para warga kelas 9A,hehehe.. dari atas kiri menuju kanan ya ! ikuti jalannya seperti ular, (Theodorius,Alfa,Pniel,Andreas,Ikram---Victor,Marolop,Obin,Boy,Oris,Theovanus,Ms.Fitta,Event,Elly,Syntha,Charlita,Lenta,Yokhebed,Aku,Odis,Septu,Fanny,Sorta,Putri,Natasya,Wince,Angela,dan Angelica)
banyak banget kan? hehe
aku awalnya kurang srek sama temen-temen aku dikelas karena dominan mereka memiliki sifat kekanak-kanakan, mudah tersinggung, dan agak lebay.
kayak nya kelas kami terkenal dengan ributnya :D bukannya aku bangga ya, tapi lucu aja, waktu kami kelas 8 kami juga di cap kelas teribut, tapi sejak kelas 9 ributnya gak keterlaluan sih...

tapi lama kelamaan rasa gak srek itu mulai terkikis, karena menurutku mereka mulai dewasa dikit, dan kompak juga, ini contohnya pada saat acara Agustusan disekolah, banyak perlombaan nih, tiap kelas wajib ikut. nah kelas kami mengirimkan perwakilan untuk lomba-lomba yang ada, ada juga satu lomba yg melibatkan satu kelas yaitu, Catch Me If You Can permainan ini wajib diikuti satu kelas kecuali wali kelas, dan inilah keseruannya...

seru banget ih tapi kami kalah dilomba ini :( karena satu sama lain egois, hahaha, nah sekarang lanjut ke lomba yg personal.
aku seneng banget ngeliat temen-temen aku ikut lomba dan wajah-wajah mereka yg tampak lelah :D tapi aku juga terlibat dalam salah satu lomba, aku juga jadi creative ministry dadakan buat lomba cost play, hahaha, tapi seru banget loh, aku share foto-fotonya yah ! :D

ini lomba makan kerupuk, yang ikutan dari kelas 9A namanya Santi, hahahahaha,liat deh lucu banget, Santi ini terkenal cewek super lincah dikelas, tau gak kenapa cewek terlincah? dia cewek yg suka buat ribut dikelas, kadang-kadang berantem sama cowok, dia juga selalu buat guru-guru dan temen-temen dikelas ketawa mulu, tapi kadang-kadang keributannya ngeganggu banget.
nah sekarang lanjut ke lomba yg lain ya,







ini lomba tarik tambang, yg ikut lomba ini yg ada beberapa kriteria, kuat, volume badannya berat, dan tahan banting , hehehe, kelas 9A cuma masuk grandfinal, setelah itu gugur wkwkwkwk...
masih mau liat yg lain gak?
masih ada kok ....



aku kenalin dulu ya, dari kiri - bawah kanan, (Natasya,Angela,Aku,Yokhebed,Putri,Wince dan Septu)
ini campuran nih, yang pake kebaya itu lomba costplay, yg pake baju keramean itu lomba lypsinc holluwod hahaha, asik kan, aku bagian creative ministry nya yg ikut lomba costplay :D hehe
dan inilah hasilnya, jeng jeng jeng jeng......




nih Event dan Yokhebed :)) serasi yah, hehe. costplay kelas 9A dapat juara 1 loh, hehe hebat kan, karna ada kerja sama , semua pasti sukses..

nah akhirnya aku nyadar kalo temen-temen ku dikelas itu anugrah dari Tuhan, walaupun aku baru menyadari nya sekarang, aku baru merasakan kekompakan yg sebenarnya.
dan akhinya aku mulai belajar untuk berbaur dengan mereka semua, walaupun mesti bertahap tapi aku akan terus berusaha.
senangnya pada agustusan kelas kami mendapat juara 1 , itu semua karena usaha dan kerja sama satu kelas, walaupun pada lomba diawal kami kalah karena tidak kompak, tapi akhirnya kami menang, dan mendapatkan pelajaran berharga.
aku bersyurkur kalo sampai saat ini aku masih bisa bersama-sama dengan mereka, walaupun sifat mereka pernah buat aku gak srek, tapi sekarang aku berusaha mengasihi mereka seutuhnya, walaupun mereka gak tau itu.

aku hanya berharap mereka semua bisa berubah, dan kami semua akan lulus UN tahun ini 100% , aku ingin kami semua bergembira karen kami akan keluar dari SMP dan melanjutkan pendidikan kami ke jenjang SMA.

kalian yg saat ini masih memiliki teman, walaupun hanya satum, jagalah sebaik mungkin, ingatlah kita adalah makhluk sosial, dan percayalah , teman itu adalah salah satu pemberian yg istimewa dari Tuhan. GBU guys! :)


Senin, 02 September 2013

Adanya masalah dalam hubungan berpacaran itu harus

Tgl 1 September aku anniversary yg ke 1year 1month dgn my.Stitich(panggilan ku kepacarku) dan aku sangat kecewa dengan dia, tau gak kenapa? Dia hampir lupa,dan setelah aku kasitau bahwa hari itu adalah tanggal 1 -_- sebel banget kan,aku gak tau apa yg dia pikirin sampe2 dia lupa dan selama 1 tahun kami berpacaran belum pernah dia lupa,aku memiliki dua tanggapan atas sikapnya yaitu dia bener-bener lupa karena terlalu bnyk pikiran atau dia tdk pedulu lagi dgn anniv.

Kali ini aku bener-bener sedih dgn sikapnya,dan pd tgl 1 itu gak ada yg spesial dr dia :'( aku tau jadwal dia pelayanan di gereja itu padat,seelah itu dia hunting bareng2 temennya,dan waktu yg dia berikan ke aku itu minim banget,bukan berarti aku ingin dia slalu memperhatikan aku,tapi dia itu lupa  sebagian waktunya habis tanpa aku !!! Dan aku bener-bener kecewa banget sama dia :( dan satu hal lagi yg membuat aku kecewa,dia gak tlp aku sama sekali ?!!! Biasanya kalo kami anniv walaupun sebentar dia pasti tlp,dan pada tgl 1 September itu dia gak ada tlp aku ......

Aku terus merenung-merenung kenapa sikapnya begini. Keesokan harinya aktifitasnya longgar tuh, tapi dia tetep memberikan waktu yg minim ke aku,sama kayak waktu anniv , dan kali ini aku bener2 gak bisa bilang apa2 ,aku bener2 buntu banget,rasanya ingin mengakhiri hubungan kami,tapi aku gak bisa ngelakuin itu ! Dan aku cuma bisa mengelus dada ,menurutku percuma kami pacaran 1 tahun dan putus gara2 masalah sepele. Dan akhirnya aku mengambil tindakan utk menyadarkan dirinya....

Keesokan harinya , dia sms aku,dan aku gak bales , dari pagi sampe jm setengah sepuluh malem aku gak bales sms dia,dan akhirnya aku bales ketika hampir larut malem. Dia langsung menanyakan kenapa aku bertingkah spt itu, aku memberikan alasan ku pd nya,alasan berbuat spt itu agar dia ngerasain apa yg aku rasain beberapa hari yg lalu, dan dia sangat khawatir dgn ku, dia terus menanyakan mengapa harus hal itu yg aku lakukan?kenapa mesti gak bales sms dia sampe seharian? Aku menjelaskan semua,tapi ternyata dia gak peka,dan dia malah kecewa denganku,aku gak tau harus ngapain lagi, akhirnya aku curhat ke kk ku dan kk ku memberi sedikit tanggapan pd masalah yg aku alami , tanggapan nya yaitu bahwa pacar aku itu kelitan banget gak pengen punya masalah dan dia ingin hubungan kami ya berjalan dgn mulus tanpa ada masalah,aku langsung mengomentari tanggapan kk ku, menurutku masalah itu perlu bahkan harus terjadi kali hubungan gak ada masalah itu harus dipertanyakan,dan aku terus mencari jalan keluar utk masalahku...

Aku sebenernya kangen banget sama dia !!! Tapi aku bertemu dia aja jarang,ya kami ldr (long distance reletionship) . Karena aku dan dia ldr aku harus memberikan kepercayaan lebih padanya. Aku bertemu dgn nya hanya sekali dalam setahun, gimana gak galau kalo lagi ada masalah kayak gini?? Hmm,dan aku hanya bisa sabar menunggunya sadar apa yg telah dia perbuat,aku juga terus instropeksi diriku sendiri....